Cegah Risiko Sejak Dini, Skrining Kehamilan di Mekarsari Disambut Antusias Warga
- desamekarsarigarut
- Jan 23
- 2 min read

Jumat pagi, 23 Januari 2026, Balai Desa Mekarsari tampak lebih ramai dari biasanya. Bukan karena rapat atau musyawarah, melainkan kegiatan skrining kehamilan yang dilaksanakan oleh Tim Kesehatan dari UPT Puskesmas Karangmulya. Sejak pagi hari, ibu-ibu hamil dari berbagai wilayah Desa Mekarsari datang silih berganti dengan antusias untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut.
Menurut keterangan Ibu Eli Suryani, S.Tr.Keb., kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala UPT Puskesmas Karangmulya dengan melibatkan lebih dari 10 orang tenaga kesehatan, yang terdiri dari dokter, bidan, serta tenaga kesehatan lainnya. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan kondisi fisik ibu hamil, riwayat kesehatan, hingga deteksi dini risiko kehamilan yang berpotensi membahayakan ibu dan janin.
Kegiatan skrining kehamilan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Desa dan kader Posyandu Desa Mekarsari. Para kader berperan aktif dalam melakukan sosialisasi kepada warga, sehingga informasi kegiatan dapat tersampaikan dengan baik. Hasilnya, banyak ibu hamil yang datang dengan kesadaran sendiri untuk memeriksakan kondisi kehamilannya. Antusiasme warga terlihat jelas dari ramainya peserta yang hadir sejak pagi.
Kegiatan ini menjadi sangat penting mengingat Kabupaten Garut termasuk tiga besar daerah dengan angka kematian ibu dan bayi (AKI/AKB) tertinggi di Provinsi Jawa Barat, bersama Kabupaten Bogor dan Kabupaten Bandung. Kondisi tersebut menjadikan Garut sebagai wilayah prioritas dalam upaya penurunan AKI dan AKB.
Ibu Eli menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan secara berkala dan berkelanjutan. Apabila dalam skrining ditemukan ibu hamil dengan risiko tinggi, maka akan dilakukan tindak lanjut berupa pendampingan serta pemeriksaan lanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan kesehatan ibu dan bayi di Desa Mekarsari dapat terpantau lebih baik sejak dini.
Warga Desa Mekarsari, khususnya para ibu hamil, menyambut baik kegiatan ini karena merasa lebih diperhatikan dan mendapatkan kepastian terkait kondisi kehamilan mereka. Upaya sederhana namun berdampak besar ini diharapkan dapat menekan angka AKI dan AKB, sekaligus menghadirkan rasa aman bagi para calon ibu di Desa Mekarsari.


Comments