Swakelola Ibu Posyandu Wujudkan PMT Pangan Lokal untuk Cegah Stunting di Desa Mekarsari
- desamekarsarigarut
- Nov 25, 2025
- 1 min read

Pemerintah Desa Mekarsari kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan stunting melalui program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal. Yang membedakan program ini adalah pelaksanaannya yang diswakelola secara langsung oleh kader Posyandu desa. Kegiatan yang menyerap anggaran Dana Desa 2025 sebesar Rp 20 juta ini tidak hanya berfokus pada penerima manfaat, tetapi juga memberdayakan potensi lokal dan kapasitas ibu-ibu kader.

Program unggulan ini diikuti oleh 12 penerima manfaat, yang terdiri dari 8 balita rentan stunting dan 4 ibu hamil atau menyusui (bumil/busui) dengan risiko tinggi. Dalam prosesnya, kader Posyandu tidak bekerja sendiri. Mereka dibimbing oleh ahli gizi dari Puskesmas untuk memastikan makanan yang disajikan memenuhi standar gizi seimbang, namun tetap memanfaatkan bahan pangan yang tersedia dan mudah didapat di desa.

Tujuan utama program ini multifold. Pertama, secara langsung untuk meningkatkan status gizi balita dan bumil, sebagai upaya konkret pencegahan stunting. Kedua, memberdayakan ekonomi lokal dengan menggunakan bahan pangan produksi warga. Yang ketiga adalah meningkatkan kapasitas kader Posyandu dalam mengelola program kesehatan dan penyediaan makanan bergizi.
Dengan model swakelola ini, Pemerintah Desa Mekarsari berharap program PMT dapat berjalan lebih berkelanjutan, efektif, dan menciptakan dampak berganda bagi kesehatan anak dan ibu serta pemberdayaan masyarakat. Kader Posyandu bersama masyarakat berharap keberlanjutan program ini, karena program ini diharapkan dapat terus menekan angka stunting dan membangun generasi Desa Mekarsari yang lebih sehat dan kuat.


Comments